Rafting di Sungai Serayu

Standard

Sungai Serayu ini ada di daerah Bojonegoro. Rafting itu olahraga yang sangat menyenangkan dan bikin ketagihan. Bener aja, kalau udah pernah rafting, pasti pengen lagi deh. Jadi, setelah ke Sikunir, perjalanan dilanjutkan dengan rafting di Sungai Serayu. Perjalanan dari Sikunir ke Serayu kita lakukan pada hari Jumat, 26 Desember 2014. Dari Sikunir kita menggunakan mobil bak yang sebelumnya mengantar kita dari Basecamp Prau ke Sikunir. Jadi udah janjian ama abang untuk di jemput lagi. Tapi sayangnya mobil bak ini cuma bisa nganter sampai Basecamp Prau saja. Dari Basecamp prau harus naik mobil elf lagi. Bilang sama abang mobil baknya kalau kita mau ke Sarayu, nanti dicariin mobil yang ke arah Bojonegoro.

Akhirnya sekitar jam 12an siang, kita sampai di Basecamp rafting Sungai Serayu. Rencananya mau nekat Rafting siang itu juga. Jam 2an lah. Tapi ternyata kata masnya, air sungainya agak naik, agak kurang aman kalau maksa Rafting siang itu juga. Akhirnya memutuskan untu rafting besok paginya.

Alhamdulillah sekali, basecampnya rafting Serayu bagus dan nyaman sekali. Sayang foto basecampnya udah saya hapus. Tapi nyaman banget. Bahkan ketika kita minta izin untuk bermalam, kita diizinkan loh. Padahal udah bingung mau nginep dimana malam itu. Pas malemnya kita dikasih makan pakai ayam, masakan salah satu pemandu rafting kita buat hari Sabtu. Uenak tenan masakannya. Setelah kenyang makan, ada yang lanjut tidur, ada yang main bakar-bakar, Masnya bikin api unggun. Setelah lelah main bakar-bakar, lanjut tiduuur. Isi tenaga buat esok hari. Malam itu, kita tidur diiringi dengan suara sungai Serayu. Jadi pemandangan kita tuh langsung ke derasnya sungai Serayu.

Pagi pun tiba, kita beberes buat rafting dan sarapan. Oh, iya basecamp ini sebenernya kalau siang itu restoran. Jadi pas makan pagi pesan di resto serayu ini. Selesai makan, sekitar jam 9an kita mulai dikasih arahan dan persiapan untuk Rafting. Akhirnya petualangn pun dimulai. Wah rafting di Serayu benar-benar mamacu adrenalin. Banyak jeram-jeram yang bikin kita teriak-teriak, tapi seru banget.

Ada loh yang baru jeram pertama udah nyemplung, jatuh dari perahu. Hahaha

Penampakan Sungai Serayu

Penampakan Sungai Serayu

IMG-20150105-WA0004 IMG-20150105-WA0005

Jeramnya mantaabbb

Jeramnya mantaabbb

IMG-20150105-WA0020IMG-20150105-WA0004

Ini sungguh bikin teriak2, kuping masnya sampe sakit kayanya

Ini sungguh bikin teriak2, kuping masnya sampe sakit kayanya

IMG-20150105-WA0019

Full team

IMG-20150106-WA0013

Menikmati kelapa muda asli saat istirahat rafting

IMG-20150105-WA0002

Semangat melanjutkan Rafting

Oh kalau ada yang mau rafting di Sungai Serayu bisa menghubungi nomor 085247097777 atau 085726004698. Sekedar membantu promosi. Soalnya semua orang di sana baik-baik.

Trip ke Sikunir

Standard

Trip ke Sikunir ini merupakan lanjutan perjalan dari Gunung Prau. Setelah turun dari Prau hari Kamis, tanggal 25 Desember 2014, kami lanjutkan perjalanan menjelajah Dieng ke Sikunir yang terkenal dengan golden sunrise terindah di Indonesia. Dari Basecamp Prau ke Sikunir kita nyarter mobil bak. Perjalanan dari Basecamp Prau ke Sikunir kira-kira 45 menit sampai 1 jam.

Sikunir ini terletak di Desa Sembungan, Dieng, Jawa Tengah. Untuk mencapai puncak Sikunir kita harus jalan kurang lebih 30 menit. Perjalanan menuju puncak Sikunir biasanya dilakukan dini hari untuk melihat golden sunrise yang sangat terkenal.

Kami sampai Desa Sambungan sekitar jam 4 sore. Sebenernya kita bisa nginep di motel-motel sekitar ataupun ngecamp. Untuk menghemat uang, kami memutuskan untuk ngecamp. Toh memang kami membawa tenda untuk keperluan ngecamp saat di Prau. Dari camp ke Puncak Sikunir perlu waktu nanjak sekitar 30 menit. Oh iya, di tempat ngecamp udah ada toilet dan juga warung untuk makan. Tapi pada saat itu, warung hanya menyediakan nasi dan mie instan saja untuk makan. Tapi kalau paginya sih banyak aneka makanan yang bisa diicip.

Untuk makan malam, kami memutuskan untuk masak sendiri, beli mie mentahnya ke warung karena persediaan makanan kami sudah habis. Setelah kenyang, kami ngobrol-ngobrol bentar dan menikmati keindahan malam desa sambungan. Pemandangan belakang adalah danau. Kami sih becandanya, “anggep aja ranukumbolo”. Latihan sebelum ke Rinjani. Hehehe

10891902_10204338175828166_4807866601597814730_nSetelah ngantuk, akhirnya kami masuk tenda dan tidur. Sebeum tidur rencana mau nanjak ke puncak Sikunir jam 4.30, tapi kenyataanya mah lain, hehehe. Biasa orang Indonesia ngaret…

Akhirnya kami mulai nanjak jam 5.00 WIB. Sebenernya itu telat sih. Yang enak tuh kalo mau nanjak, jam 4 atau 4.30 lah.

Ternyata setelah sampai puncak, kami tidak bisa melihat Sunrise yang terkenal indah itu karena cuaca yang tidak mendukung alias berkabut tebal sekali. Memang sih kalau ke Sikunir sebaiknya pas musim kemarau sekitar bulan Mei sampai Agustus.

Oh iya, untuk informasi saja ni, ternyata naik gunung juga bisa macet loh. Dimanakan itu?? Ya di Sikunir. Jangan kaget yah, ternyata yang berminat untuk melihat golden sunrise SIkunir sangatlah banyak. Jadi pas nanjak pun kita tidak berjalan cepat karena banyak sekali orang yang sama-sama ingin melihat golden sunrise. Mungkin karena jarak tempuh yang tidak terlalu lama, jadi masih bisa terjangkau oleh banyak orang.

Yah walaupun tdak bisa melihat golden sunrise, kebahagiaan bisa ke Puncak Sikunir tetap tidak hilang kok. Saya tetap bersyukur punya kesempatan ke Puncak Sikunir. Semoga masih ada kesemapatan lain untuk ke Sikunir dengan cuaca yang bagus, jadi bisa melihat keindahan golden sunrise Sikunir, Aamiin

Dipuncak Sikunir ini pun banyak yang jualan pop mie dan minuman kopi, energen, teh hangat. So don’t worry. We can eat at top of Sikunir.

Sekita jam 7.30 kita bergegas turun karena harus melanjutkan perjalanan ke destinasi lain…

Trip Gunung Prau

Standard

Trip ini dilakukan tanggal 23 sampai 28 Desember 2014 oleh 6 orang sahabat yang mumet dengan kerjaan sehari-hari mereka, yaitu Pipit, Midun, Eka, Fadly, Wanted, dan Mami Lisaa. Rencana perjalanan telah dilakukan sejak H-1bulan perjalanan. Saking seriusnya sama rencana jalan-jalan ini, kami mengadakan rapat segala loh. Hehehe

Trip diawali tanggal 23 Desember 2014, Eka beli tiket ke terminal bis Sinar Jaya pagi-pagi karena tiket ini ga bisa dibooking, jd harus beli pas hari H nya. Akhirnya kai dapet tiket untuk tanggal 23 Desember 2014 jam 16.00 WIB dengan harga 90rb (Tiket untuk bis AC). Emang sengaja sih cari tiket sore, jadi kita jalan malem dan bisa dipake untuk tidur. Jadi ga buang-buang waktu.

Sampai di terminal wonosobo Rabu, 24 Des 2014 jam 05.30 WIB. Sampai di terminal, ada yang langsung homesick, bilang pengen pulang, pelakunya adalah Pipit, hahaha. Kemudian kita nunggu jam 8 untuk membeli tiket pulang, tp ternyata tiket pulang untuk hari minggu pagi tidak bisa dibeli hari itu. Akhirnya kita memutuskan untuk langsung menuju destinasi pertama, yaitu Gunung Prau. Kita naik mobil sejenis ELF, tp yang udah jadul gtu dengan menyewa Rp. 150.000. Sampailah kami di basecamp di Gunung Prau. Wanted ngurus simaksi, setelah itu langsung lanjut memuai pendakian.

Penampakan Depan Basecamp Gunung Prau

Penampakan Basecamp Gunung Prau dari depanBasecamp Gunung Prau dari DalamPenampakan Basecamp Gunung Prau dari

Gunung Prau itu ketinggiannya 2565 MDPL. Buat pemula recommended ni, ga terlalu tinggi. Bisa didaki dengan perjalanan 3-4 jam.

Mendaki gunung emang ga mudah, butuh perjuangan dan kemauan yang besar karena ga bisa dipungkiri pasti cuapeekkk. Tapi kalo berhasil sampai puncak, rasa capeknya akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa indah.

Selama pendakian, kami pun banyak istirahat, diawal pendakian aja (belum sampe pos 1 loh ya…), mamy Lisa udah kecapean dan beberapa kali menghentikan penduduk setempat yang bawa motor untuk numpang sampai pos 1. Abang ke-1, nolak untuk ngebantu, abang ke-2 juga nolak, sampai yang ke-3 akhirnya mau ngasih tumpangan. Tapi sayangnya motornya ga kuat ngangkut mami (motornya pas di gas, bukannya maju, malah hampir terbalik kebelaknga). Keberatan kali ye, hahaha. Akhirnya tas doang deh yang diangkut sampe pos 1. Tapi walaupun diawal paling keliatan kecapean. Mamy sampai puncak paling pertama loh. Muantaaab

Selain mami, semua juga kecapean sih. Bahkan pipit saking capeknya, tasnya dibawain sama Fadli. Hua, untung ada Fadly yang rela ngebawain tasnya Pipit. Aku dan Eka pun ga kalah lelahnya sama mereka. Maju 5 langkah, terus berenti untuk ngambil napas. Kalo yang cowok-cowok sih pada jagoan, padahal bawa tas pada gede2 bangat.

Track Prau kali ini cukup sulit untuk dilalui, khususnya pada pos 3 menuju pos 4 karena ternyata dijalur tersebut habis longsor. Jadi kami harus pegangan tali untuk ngedakinya. Track Prau

Padahal biasanya sih, kata yang sudah pernah, tracknya ga sesulit itu. Tapi sesulit apapun track, kami berenam berhasil sampai puncak. Kami sampai sekitar jam 12an siang.

Sampai puncak, yang cowok-cowok langsung bikin tenda, sedangkan cewe-cewenya istirahat, hehehe

Cuaca saat itu hujan, jadi tenda kami semat kemasukan air juga. Akhirnya Pipit mereakan kerudungnya dijadiin lap untuk nirisin air yang masuk tenda, hahaha

Setelah beres, kita mulai masak-masak untuk makan siang. Yang ajaibnya, yang masak-masak pun cowoknya, cewenya didalem tenda aja, jadi mandor dan komentator, hadeuuuhhh cewe macam apa ini….

Makan malem pun sama, cowo-cowonya yang nyiapin.

Karena lelah, jam 9 kita sudah pada terlelap.

Akhirnya, pagi pun datang, pemandangan Prau di pagi hari sangat indah. Kita seperti berada di atas awan. 20141225_052328Setelah asik foto-foto, sekitar jam 7 kami mulai masak-masak lagi untuk makan pagi.Sarapan pagi di PrauSetelah makan, kita beberes untuk turun dan melanjutkan ke trip lain.

Wah pas turun mah pada lancaaarrr jaya. beberapa kali ada yang jatuh karena kepeleset sih. Tapi cuma jatuh gitu aja. Bahkan kita sempet selfie, hehehe

Selama perjalanan turun, biar celana ga kotor, aku dan pipit pake jas hujan. jadi klo harus ngesot-ngesot, yang kotor jas ujan, bukan celana kami. Maklum harus irit celana, karena ga bawa banyak.

Pokoknya pendakian ke prau ini sangat berkesan bersama teman-teman yang luar biasaaa.

Gagal Instal BBM di Android Sony

Standard

Mau cerita nih, jadi tuh hari ini (6/11/2014) mau instal BBM di android Sony L. Setalah berhasil ngedownload BBMnya, eh pas mo isi nama, email, dan password gagal, muncul bacaan

“Oops. Move to an area with better coverage, or try connecting to a Wi-fi network.”

atau kaya gambar dibawah ini…

Dicoba diulang-ulang tetep aja muncul bacaan tersebut.

Hal yang perlu dilakukan pada saat hal ini terjadi adalah

  1. Buka setting
  2. More
  3. Mobile Networks
  4. Access point name
  5. Trus pilih internet yang kita gunakan, misal Indosat WAP atau Telkomsel WAP
  6. Nah habis itu, proxynya silahkan dihapus dan Oke
  7. Setelah coba buka ulang BBM-nya

Klo saya berhasil setelah menghapus proxy….

Sebelum instal BBM, perhatikan juga space pada internal memori kalian. jika proxy sudah dikosongkan dan masih gagal instal BBM. ada kemungkinan internal memori HP full. Coba hapus beberapa data di internal memori, setelah itu silahkan ulangi instal BBMnya.

Semoga bermanfaat,,,,

Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN)

Standard

Universitas Pertahanan merupakan universitas yang mengkaji bidang ilmu pertahanan. Biasanya setiap negara memiliki satu universitas pertahanan, begitu juga Indonesia. namun, tidak semua negara memiliki universitas pertahanan. Universitas Pertahanan di Indonesia baru berdiri selama lima tahun, bararti baru didirikan tahun 2008 pada kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode kedua. Indonesia baru menyadari pentingnya universitas pertahanan untuk menciptakan sumber daya manusia yang terampil dalam bidang pertahanan.

Universitas ini bernama Universitas Pertahanan Indonesia yang biasa disingkat UNHAN atau dalam Bahasa Inggrisnya adalah Indonesian Defence University (IDU).  Saat ini (2013) kampus UNHAN berada di Salemba dekat dengan kampus UI Salemba, RSCM, Rumah sakit Carolous, Kampus YAI tepatnya di kementerian pertahanan Salemba. Rencananya pada bulan Maret 2014, semua perkuliahan akan dipindahkan ke Sentul-Bogor (saat ini sedang dalam proses pembangunan) karena disana akan menjadi kampus UNHAN, saat ini hanya menumpang pada KEMENHAN. Di Sentul akan disediakan asrama dan disediakan makan untuk mahasiswa

UNHAN dikhususkan unuk jenjang pendidikan S2. UNHAN adalah universitas negeri yang memberikan beasisiwa secara penuh kepada para mahasiswanya. Jadi, semua mahasiswa yang kuliah di universitas ini tidak perlu membayar karena semua biaya perkuliahan ditanggung oleh negara. Enak kan, kuliah gratis lho. Universitas ini pun terbuka untuk PNS, TNI maupun umum. Jadi, kalau Anda bukan PNS atau TNI pun tetap bisa mendaftar. Saya sendiri dari umum.

Setiap tahunnya UNHAN membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru. Biasanya ada dua gelombang, gelombang pertama dibuka sekitar bulan Februari dan gelombang kedua bulan April. Saat ini UNHAN memiliki 2 fakultas dan 8 jurusan, yaitu:

1. Fakultas Strategi Pertahanan

a.    Program Studi Magister Strategi Perang Semesta (Total War Strategy)
     b.    Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (Peace and Conflict Resolution)
     c. Program Studi Magister Perang Asimetris (Asymetric Warfare)

2. Fakultas Manajemen Pertahanan

    a.    Program Studi Magister Menejemen Pertahanan (Defense Management)
    b.    Program Studi Magister Ekonomi Pertahanan (Economic Defense)
    c.    Program Studi Magister  Manajemen Bencana (Disaster Management for National Security)
    d.    Program Studi Magister Keamanan Energi (Energy Security)
    e.    Program Studi Magister Keamanan Maritim (Maritime Security)

Isu-isu yang terdengar si akan ada penambahan jurusan lagi untuk tahun depan, tapi saya juga kurang tahu jurusan apa yang dibuka untuk tahun depan. Semua pendaftar boleh berasal dari berbagai latar belakang pendidikan S1, maksudnya semua jurusan bisa mendaftar asalkan lulus tes. Untuk lebih jelasnya bisa lihat di web idu.ac.id

Yang harus dipersiapkan saat mendaftar adalah esai sepanjang 2 halaman mengenai alasan dan motivasi daftar ke UNHAN dalam Bahasa Inggris. Bagi yang sudah bekerja pun diperlukan surat ijin untuk mengikuti tes dari institusi tempat bekerja, karena tes biasanya dilakukan pada hari kerja.

Tes yang harus diikuti jika ingin kuliah di UNHAN adalah Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL. TPA itu sejenis tes logika kta, ada dari segi bahasa, matematik dan sebagainya. Kalau TOEFLnya itu tes di LBI salemba yang TOEFL Prediction. Jika lulus TPA dan TOEFL, maka akan ada wawancara. Wawancara dalam dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris. Materi wawancara biasa dari esai kita dan mengenai diri kita. Wawancara ini biasanya berbeda-beda, jadi tergantung siapa yang mewawancarai Anda. Namun, biasanya mengenai esai dan diri kita, untuk persiapan sebaiknya cari tau juga mengenai jurusan yang kita pilih mempelajari tentang apa, terkadang hal ini pun ditanyakan.

Kelebihan UNHAN dari universitas negeri lain selain perkulihan yang gratis adalah adanya KKDN (Kuliah Kerja Dalam Negeri) dan KKLN (Kuliah Kerja Luar Negeri). Jadi, nanti dipertengahan perkuliahan akan diadakan kujungan ke daerah-daerah perbatasan di Indonesia dan kunjungan ke luar negeri untuk melakukan penelitian. KKDN dan KKLN ini pun dibiayai oleh UNHAN, jadi mahasiswa benar-benar tidak mengeluarkan uang. Coba universitas mana yang memberikan pengalaman kepada mahasiswanya ke daerah perbatasan dan ke luar negeri. Saya rasa ga ada universitas yang seperti UNHAN.

Cuma memang perkuliahan di UNHAN dilakukan pada pagi-sore hari. Jadi, untuk yang bekerja memang agak sulit, kecuali perusahaan tempat bekerja memberikan surat ijin untuk sekolah atau Anda berhenti. Tapi untuk PNS dan TNI biasanya memang mendapat ijin untuk melakukan tugas belajar.

Sekian info dari saya mengenai UNHAN, semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi pembaca untuk melanjutkan sekolah ke jenjang S2.

Memakai Jilbab

Standard

Jilbab atau kerudung adalah sesuatu yang wajib dikenakan oleh setiap muslimah. Apa sih manfaat meakai kerudung ini? Banyak sekali manfaat yang didapat dari seorang wanita yang memakai jilbab, diantaranya terlindung dari sinar matahari, terlindung dari pandangan lelaki-lelaki yang matanya jelalatan, lebih aman dari godaan-godaan laki-laki jahil dan lebih aman dari tindak kejahatan pemerkosaan. So you can choose what the best for your life, use veil or not!!!

Tidak mudah memakai jilbab, banyak godaannya dan bawaannya males. hehe. Hal ini juga terjadi sama saya.

Tapi sekarang tentunya saya memakai jilbab dong and I proud of my veil. Tapi saya memakai jilbab itu bertahap lho, ga langsung bleg pakai jilbab 24 jam. Saya sudah memakai jilbab sejak kelas 4 SD, tentunya saat itu saya pakai jilbab Cuma kalo sekolah saja, itu pun seragamnya masih baju dan rok pendek. Kalo nggak sekolah sih saya ga pakai jilbab, secara masih anak-anak gitu loh.

Lanjut, setelah itu SMP, tentunya berjilbab juga. Itu pun Cuma klo lagi sekolah dan les aja, klo main tetep aja ga pake jilbab. Terus masuk SMA, lagi-lagi pakai jilbab. Di SMA ini sempet kepikiran untuk lepas jilbab, pengen banget. Rasanya bosen pakai jilbab dari SD, tapi saat itu tentunya ga diijinan sama orang tua. Ya akhirnya gitu deh pake jilbabnya belum ada perkembangan dr SMP, uma pas sekolah aja. Kalo main disekitar rumah ga pake jilbab. Tapi pas dikelas 2 SMA, mulai ada peningkatan ni, pakai jilbabnya selain ke sekolah, juga kalau pergi ke rumah saudara atau kemana deh yag kira-kira jauh dari rumah.

Lanjut kuliah, masih seperti itu. Nah, disemester 5 deh baru memakai jilbab kemanapun pergi. Bahkan keluar rumah pun saya memakai jilbab.

Yah itu sedikit pengalaman dalam proses berjilbab, dari yang cuma pas berangkat sekolah aja sampai kemana-mana berjilbab. Ternyata segala sesuatunya itu memang ada prosesnya.

Perbedaan S1 Reguler dan S1 Paralel UI

Standard

Siapa sih yang ga tau Universitas Indonesia, salah satu Universitas tersohor di Indonesia. Semua lulusan SMA berlomba-lomba untuk bisa keterima di Universitas ini. Saat ini UI memiliki dua program untuk S1, yaitu program S1 reguler dan parallel. Dalam tulisan ini kita akan membahas perbedaan antara S1 reguler dan paralel.

Perbedaan S1 reguler dan paralel adalah :

  1. Perbedaan utama antara S1 reguler dan paralel terletak pada biaya pendidikan. S1 reguler lebih murah jika dibandingkan S1 paralel. Mulai 2013 ini, S1 reguler tidak perlu membayar uang pangkal alias bebas uang pangkal, sedangkan S1 paralel harus membayar uang pangkal dan uang persemester.
  2. Untuk S1 reguler ada program BOP-B (Biaya Operasilonal Pendidikan Berkeadilan), maksudnya adalah biaya pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan orang tua. Misal, biaya persemester untuk jurusan IPS adalah 5jt. Nah, untuk mahasisiwa yang keterima melalui jalur regular bisa minta keringanan. Waktu biaya persemester saya yang seharusnya 5jt persemester menjadi 1,5jt persemester. Sedangkan untuk mahasiswa paralel tidak bisa minta keringanan yang seperti itu, klo biaya persemester 6jt atau 8jt, ya sudah harus bayar segitu.
  3. Selama berkuliah di UI mahasiswa S1 reguler bisa mendapatkan beasiswa yang tersedia di UI, tapi mahasiswa paralel tidak bisa dapat beasiswa. Jadi beasiswa hanya dipeuntukkan untuk mahasiswa regular saja.
    1. Perkuliahan untuk mahasiswa regular jam 08.00-16.00 sedangkan untuk mahasiswa parelel biasanya kuliah mulai jam 11.00-17.00, mulainya lebih siang. Untuk jam masuk kuliah tiap fakultas beda-beda, tergantung kebijakan fakultas. Ada juga fakultas yang tidak membedakan jam kuliah antara regular dan parallel. Yang saya rasakan, diawal semester memang terasa sekali perbedaan anak parallel dan reeguler karena jadwal perkuliahan masih paketan. Tapi mulai semester 4, kelas anak regular dan parallel sudah mulai campur.
    2. S1 paralel bisa diikuti oleh lulusan SMA tahun berapa saja sedangkan regular hanya diikuti oleh 3 lulusan SMA tahun terakhir, missal sekarang tahun 2013, berarti yang hanya bisa daftar dijalur regular adalah tahun lulusan 2011, 2012, 2013. Tapi untuk yang berniat daftar di parallel, tenang aja kebanyakan yang daftar di parallel adalah teman-teman sepantar.

Untk masuk S1 paralel ada seleksinya juga loh, ga semua siswa yang daftar di S1 paralel pasti keterima. Banyak juga yang tereliminasi di seleksinya

Kenapa sih Biaya Paralel Lebih Mahal daripada Reguler

Kebijakan S1 reguler dan paralel ini berlaku sejak tahun 2008. Mungkin kebijakan regular dan paralel diadakan untuk subsidi silang antara regular dan paralel karena regular itu bisa membayar dengan 0 rupiah kalo memang benar-benar tidak mampu. Mungkin biaya kuliah anak parallel untuk menutupi hal itu.

Alasan lainnya, mungkin adalah kesempatan keterima yang lebih besar. Logikanya gini, biaya kuliahnya mahal berari peminatnya lebih sedikit sehingga kesempatan keterimanya lebih besar. Kalo emang ortu punya kemampuan untuk membayar full sih mending pilih yang parallel.

Apa ada perbedaan perlakukan antara S1 Reguler dengan Paralel

Sama sekali tidak ada. Semua fasilitas yang didapat regular pasti dirasakan oleh paralel. Dosen-dosen yang ngajarnya juga sama.

Apa Ijazah S1 Paralel dan Reguler Dibedakan

Tidak. So,tenang aja bagi yang mau mendaftar di S1 reguler maupun parallel, karena ijazahnya sama saja, tidak dibedakan sama sekali.

Kesimpulan

Mau pilih S1 reguler atau S1 paralel, itu semua tergantung kamu sendiri. Kalau kira-kira penghasilan orang tua pas-pasan, sebaiknya memilih S1 reguler. Tapi jika kira-kira orang tua sanggup untuk bayar biaya kuliah S1 paralel dan ingin mencoba memilih yang paralel pas ujian SIMAK, silahkan saja.

S1 Paralel Berbeda dengan Jalur Mandiri

S1 paralel bukan jalur mandiri loh. Sebelumnya saya akan menjelaskan apa yang dimaksud jalur mandiri. Jalur mandiri biasanya diartikan dengan jalur masuk ke universitas negeri dengan besar-besaran uang pangkal. Jadi siapa yang berani bayar uang pangkal gede, maka dialah yang akan keterima. Nah S1 paralel bukan jalur masuk yang seperti itu. S1 paralel itu jelas uang pangkal sekian dan uang persemester sekian.