Trip ke Sikunir

Standard

Trip ke Sikunir ini merupakan lanjutan perjalan dari Gunung Prau. Setelah turun dari Prau hari Kamis, tanggal 25 Desember 2014, kami lanjutkan perjalanan menjelajah Dieng ke Sikunir yang terkenal dengan golden sunrise terindah di Indonesia. Dari Basecamp Prau ke Sikunir kita nyarter mobil bak. Perjalanan dari Basecamp Prau ke Sikunir kira-kira 45 menit sampai 1 jam.

Sikunir ini terletak di Desa Sembungan, Dieng, Jawa Tengah. Untuk mencapai puncak Sikunir kita harus jalan kurang lebih 30 menit. Perjalanan menuju puncak Sikunir biasanya dilakukan dini hari untuk melihat golden sunrise yang sangat terkenal.

Kami sampai Desa Sambungan sekitar jam 4 sore. Sebenernya kita bisa nginep di motel-motel sekitar ataupun ngecamp. Untuk menghemat uang, kami memutuskan untuk ngecamp. Toh memang kami membawa tenda untuk keperluan ngecamp saat di Prau. Dari camp ke Puncak Sikunir perlu waktu nanjak sekitar 30 menit. Oh iya, di tempat ngecamp udah ada toilet dan juga warung untuk makan. Tapi pada saat itu, warung hanya menyediakan nasi dan mie instan saja untuk makan. Tapi kalau paginya sih banyak aneka makanan yang bisa diicip.

Untuk makan malam, kami memutuskan untuk masak sendiri, beli mie mentahnya ke warung karena persediaan makanan kami sudah habis. Setelah kenyang, kami ngobrol-ngobrol bentar dan menikmati keindahan malam desa sambungan. Pemandangan belakang adalah danau. Kami sih becandanya, “anggep aja ranukumbolo”. Latihan sebelum ke Rinjani. Hehehe

10891902_10204338175828166_4807866601597814730_nSetelah ngantuk, akhirnya kami masuk tenda dan tidur. Sebeum tidur rencana mau nanjak ke puncak Sikunir jam 4.30, tapi kenyataanya mah lain, hehehe. Biasa orang Indonesia ngaret…

Akhirnya kami mulai nanjak jam 5.00 WIB. Sebenernya itu telat sih. Yang enak tuh kalo mau nanjak, jam 4 atau 4.30 lah.

Ternyata setelah sampai puncak, kami tidak bisa melihat Sunrise yang terkenal indah itu karena cuaca yang tidak mendukung alias berkabut tebal sekali. Memang sih kalau ke Sikunir sebaiknya pas musim kemarau sekitar bulan Mei sampai Agustus.

Oh iya, untuk informasi saja ni, ternyata naik gunung juga bisa macet loh. Dimanakan itu?? Ya di Sikunir. Jangan kaget yah, ternyata yang berminat untuk melihat golden sunrise SIkunir sangatlah banyak. Jadi pas nanjak pun kita tidak berjalan cepat karena banyak sekali orang yang sama-sama ingin melihat golden sunrise. Mungkin karena jarak tempuh yang tidak terlalu lama, jadi masih bisa terjangkau oleh banyak orang.

Yah walaupun tdak bisa melihat golden sunrise, kebahagiaan bisa ke Puncak Sikunir tetap tidak hilang kok. Saya tetap bersyukur punya kesempatan ke Puncak Sikunir. Semoga masih ada kesemapatan lain untuk ke Sikunir dengan cuaca yang bagus, jadi bisa melihat keindahan golden sunrise Sikunir, Aamiin

Dipuncak Sikunir ini pun banyak yang jualan pop mie dan minuman kopi, energen, teh hangat. So don’t worry. We can eat at top of Sikunir.

Sekita jam 7.30 kita bergegas turun karena harus melanjutkan perjalanan ke destinasi lain…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s